Get Adobe Flash player

Kalender

April 2014
M T W T F S S
« Mar    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Pengunjung

010548
Visit Today : 25
Visit Yesterday : 35
This Month : 646
This Year : 3987
Total Visit : 10548
Hits Today : 74
Total Hits : 117764
Who's Online : 1
Your IP Address: 23.21.23.126
Server Time: 14-04-23

Berita Terbaru

Try Out II SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo

Hari ini, Jum’at 14/3/2014, di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo dilaksanakan Try Out II. Acara ini diikuti oleh semua siswa kelas XII dari semua program keahlian. Try Out II ini [more]

Kompetisi Desain Site Plan

Teknik Gambar Bangunan adalah salah satu jurusan yang ada di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo. Ada dua rombel untuk tiap tingkatan dan di tiap rombel rata-rata ada 35 siswa. [more]

OS SMK Jatim 2013, 3 emas, 3 perak dan 4 perunggu

Event Olimpiade Sains SMK Jatim XI kali ini, SMKN 1 Jenangan Ponorogo hanya berhasil meraih 3 emas, 3 perak dan 4 perunggu dari 18 bidang lomba yang diikuti, berikut [more]

Hasil LKS Nasional 2013 : 2 emas 1 perunggu

SMKN 1 Jenangan Ponorogo mewakili Jawa Timur menyumbangkan 2 emas dan 1 perunggu dari 6 bidang lomba yang diikuti, berikut nama-nama siswa yang mengikuti LKS Nasional 2013 di Taman [more]

Juara Umum LKS Jatim XXI di Surabaya-Sidoarjo 2013

SMKN 1 Jenangan berhasil merebut kembali juara umum yang sempat hilang setahun yang lalu. Lomba diselenggarakan pada 5-7 April 2013 di Surabaya -Sidoarjo. Berikut hasil dari LKS Jatim 2013 SMKN 1 [more]

Juara 1 Jawara SMK Provinsi Jatim 2012

Yudha Dwi Saputra siswa kelas XII jurusan Pemesinan meraih juara I di ajang Jawara SMK Jatim 2012, pada tanggal 19 Oktober 2012 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Jawa Timur [more]

PENGUMUMAN PESERTA DIDIK YANG DITERIMA TAHUN PELAJARAN 2012/2013

  Hasil selengkapnya lihat di menu Penerimaan Peserta Didik [more]

Selamatkan Cadangan Air Tanah dengan Biopori

 Pada zaman yang sedang membangun saat ini, di mana-mana semakin sedikit lahan bebas yang bisa menyerap air kedalam tanah, sehingga bila hal ini dibiarkan sumber air yang sangat dibutuhkan [more]

Sesudah Kesulitan Datanglah Kemudahan

Sebagai orang tua dan yang terlibat dalam mempersiapkan siswa menempuh Ujian Akhir Nasional esok hari tentunya pasti berharap agar anak-anaknya kelak dapat menjadi manusia yang berguna bagi nusa, bangsa [more]

VISITASI SEKOLAH ADIWIYATA TINGKAT PROPINSI JAWA TIMUR

SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo pada hari Rabu 11 April 2012 yang lalu menerima kunjungan TIM VISITASI Sekolah ADIWIYATA Tingkat Propinsi Jawa Timur. Rombongan ini melakukan verifikasi lapangan tentang [more]

Berita Terbaru

sekolah adiwiyata

SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo ditetapkan menjadi sekolah ADIWIYATA tahun 2011 oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur.

SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo ditetapkan menjadi sekolah ADIWIYATA MANDIRI NASIONAL tahun 2012 oleh MENTERI LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA.

ADIWIYATA

Adiwiyata mempunyai pengertian atau makna: Tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan.

 

Tujuan Program ADIWIYATA

Menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga di kemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan utama diarahkan pada terwujudnya kelembagaan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan bagi sekolah dasar dan menengah di Indonesia. Disamping pengembangan norma-norma dasar yang antara lain: kebersamaan, keterbukaan, kesetaraan, kejujuran, keadilan, dan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan sumber daya alam. Serta penerapan prinsip dasar yaitu: partisipatif, dimana komunitas sekolah terlibat dalam manajemen sekolah yang meliputi keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggung jawab dan peran; serta berkelanjutan, dimana seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara komperensif.

 

INDIKATOR DAN KRITERIA PROGRAM ADIWIYATA

 

A. Pengembangan Kebijakan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan

Untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan maka diperlukan beberapa kebijakan sekolah yang mendukung dilaksanakannya kegiatan-kegiatan pendidikan lingkungan hidup oleh semua warga sekolah sesuai dengan prinsip-prinsip dasar Program Adiwiyata yaitu partisipatif dan berkelanjutan .

Pengembangan kebijakan sekolah tersebut antara lain:

1. Visi dan misi sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

2. Kebijakan sekolah dalam mengembangkan pembelajaran pendidikan lingkungan hidup.

3. Kebijakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (tenaga kependidikan dan

non-kependidikan) di bidang pendidikan lingkungan hidup.

4. Kebijakan sekolah dalam upaya penghematan sumber daya alam.

5. Kebijakan sekolah yang mendukung terciptanya lingkungan s e k o l a h yang bersih dan sehat.

6. Kebijakan sekolah untuk pengalokasian dan penggunaan dana bagi kegiatan yang terkait dengan masalah lingkungan hidup.

 

B. Pengembangan Kurikulum Berbasis Lingkungan

Penyampaian materi lingkungan hidup kepada para siswa dapat dilakukan melalui kurikulum secara terintegrasi atau monolitik. Pengembangan materi, model pembelajaran dan metode belajar yang bervariasi, dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang lingkungan hidup yang dikaitkan dengan persoalan lingkungan sehari-hari (isu local).

Pengembangan kurikulum tersebut dapat dilakukan antara lain:

1. Pengembangan model pembelajaran lintas mata pelajaran.

2. Penggalian dan pengembangan materi dan persoalan lingkungan hidup yang ada di masyarakat sekitar.

3. Pengembangan metode belajar berbasis lingkungan dan budaya.

4. Pengembangan kegiatan kurikuler untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang lingkungan hidup.

 

C. Pengembangan Kegiatan Berbasis Partisipatif

Untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, warga sekolah perlu dilibatkan dalam berbagai aktivitas pembelajaran lingkungan hidup. Selain itu sekolah juga diharapkan melibatkan masyarakat disekitarnya dalam melakukan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat baik bagi warga sekolah, masyarakat maupun lingkungannya.

Kegiatan-kegiatan tersebutantara lain:

1. Menciptakan kegiatan ekstra kurikuler/kurikuler di bidang lingkungan hidup berbasis patisipatif di sekolah.

2. Mengikuti kegiatan aksi lingkungan hidup yang dilakukan oleh pihak luar.

3. Membangun kegiatan kemitraan atau memprakarsai pengembangan pendidikan lingkungan hidup di sekolah.

 

D. Pengelolaan dan atau Pengembangan Sarana Pendukung Sekolah

Dalam mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan perlu didukung sarana dan prasarana yang mencerminkan upaya pengelolaan lingkungan hidup, antara lain meliputi:

1. Pengembangan fungsi sarana pendukung sekolah yang ada untuk pendidikan lingkungan hidup.

2. Peningkatan kualitas penge-lolaan lingkungan di dalam dan di luar kawasan sekolah.

3. Penghematan sumberdaya alam (listrik, air, dan ATK).

4. Peningkatan kualitas pelayanan makanan sehat.

5. Pengembangan sistem pengelolaan sampah.